• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman-Pemkab Majene, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
PERWAKILAN: SULAWESI BARAT • Jum'at, 24/11/2023 •
 
Sesi foto bersama di sela-sela pelaksanaan dialog publik

MAJENE, RADAR SULBAR - Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat bersama Pemkab Majene sepakat dalam hal peningkatan pelayanan publik.

Hal ini tertuang dalam kegiatan dialog publik yang digelar Ombudsman di Kabupaten Majene, Rabu 22 November 2023.

Kepala Biro Administrasi Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ombudsman RI, Syahrul Bayan mengatakan, Ombudsman RI hadir untuk membersamai penyelenggaraan pelayanan publik.

"Kami lihat berdasarkan dengan data pengaduan yang masuk dari Kabupaten Majene sangat kecil. Apakah baik-baik saja atau masyarakat belum tahu kalau ada lembaga negera yang bisa ditempati untuk mengadu," ungkapnya.

Kata dia, Kabupaten Majene memiliki potensi yang luar biasa mulai dari laut, pantai dan sumber daya alam yang luar biasa, tentunya juga harus diikuti dengan layanan pemerintahan yang baik.

"Olehnya kerena itu kehadiran kami di sini untuk memberi pencerahan cara memperbaiki layanan publik," imbuh Syahrul Bayan.

Sementara Plt Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat, Ismu Iskandar menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk melihat bagaimana partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Majene.

"Kegiatan ini dilaksanakan dibeberapa kota di Indonesia tetapi tidak semua kabupaten kota mendapatkan kesempatan sebagai lokasi kegiatan, dari enam kabupaten yang di Sulbar Kabupaten Majene menjadi lokus pelaksanaan kegiatan ini," ungkapnya.

Dalam satu tahun terakhir ini Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat intens melakukan kegiatan di Bumi Assamalewuang.

"Ini menjadi salah satu indikasi bahwa pemerintah Kabupaten Majene sangat welcome terhadap Ombudsman untuk senantiasa bermitra dalam peningkatan pelayanan publik," ujarnya.

Dari kurun waktu tahun 2020 hingga 2022 dari enam kabupaten yang ada di Sulbar, Kabupaten Majene dalam posisi terendah dalam laporan pengaduan yang masuk ke Ombudsman.

Tinggi rendahnya pengaduan ini tidak serta merta menggambarkan kualitas pelayanan publik disuatu daerah, bisa saja banyak faktor yang mempengaruhi seperti faktor informasi yang belum sampai ke masyarakat.

"Ini menjadi alasan yang membuat kita hadir, untuk meminta bapak ibu sekalian bisa menjadi penyambung lidah Ombudsman untuk memperkenalkan kepada masyarakat fungsi dan tugas Ombudsman," jelasnya.

"Olehnya itu kami meminta masukan masukan kepada masyarakat Majene agar pelayanan publik di Majene bisa lebih baik lagi. Kami juga berharap kepada Ombudsman untuk mendampingi Pemkab Majene dalam mewujudkan pelayanan yang prima," tandas Arismunandar. (rur/sol)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...